Jurnal16 Sep 2026

Cara Mencegah Necrotic Enteritis (Radang Usus) pada Ayam

Cara Mencegah Necrotic Enteritis (Radang Usus) pada Ayam

Necrotic enteritis atau radang usus adalah gangguan pencernaan yang sering dialami ayam. Penyakit ini menyebabkan kerusakan di saluran pencernaan sehingga nafsu makan ayam menurun. Jika tidak segera diatasi, radang usus bisa mengakibatkan kematian. Agar produksi ayam tetap stabil dan mencegah terjadinya kerugian, maka penting bagi Anda mengetahui cara mencegah radang usus. 

Mencegah radang usus tidak hanya dilakukan lewat pemberian obat, tetapi dimulai dari manajemen pemeliharaan kandang, kualitas pakan, keseimbangan bakteri, hingga daya tahan tubuh ayam. 

Apa Itu Necrotic Enteritis (Radang Usus) pada Ayam?

Necrotic enteritis biasanya terjadi saat bakteri Clostridium perfringens berkembang secara berlebihan. Dalam kondisi normal, bakteri ini sering ditemukan di dalam usus tanpa menyebabkan gangguan. 

Namun saat terganggunya keseimbangan mikroflora, bakteri ini bisa berkembang dan menghasilkan racun atau toksin yang menyebabkan proses penyerapan nutrisi terganggu dan pertumbuhan ayam jadi lebih lambat. 

Umumnya, masalah kesehatan ini bisa muncul karena beberapa faktor, mulai dari perubahan pakan secara tiba-tiba atau kondisi lingkungan kandang yang kurang baik. 

Apa Penyebab Radang Usus pada Ayam?

Radang usus pada ayam tidak akan muncul secara tiba-tiba, tetapi bisa dipicu oleh sejumlah faktor yang mengakibatkan keseimbangan usus terganggu, berikut di antaranya:

  • Infeksi koksidiosis: Parasit Eimeria dapat merusak permukaan usus sehingga bakteri Clostridium perfringens bisa berkembang lebih cepat.

  • Kualitas pakan kurang optimal: Perubahan formulasi pakan secara tiba-tiba atau kandungan nutrisi yang tidak seimbang bisa mengganggu kondisi usus. 

  • Kelembapan kandang tinggi: Tempat pakan yang basah bisa meningkatkan jumlah mikroorganisme penyebab penyakit. 

  • Manajemen pemeliharaan kurang baik: Kepadatan ayam yang terlalu tinggi dan sanitasi buruk bisa meningkatkan risiko penyebaran penyakit. 

Apa Saja Gejala Radang Usus pada Ayam?

Necrotic enteritis (NE) pada broiler umumnya dapat ditemukan pada umur 2-5 minggu. Berdasarkan tingkat keparahannya, NE dapat muncul dalam bentuk klinis akut maupun subklinis. 

  • NE klinis akut: Biasanya menyerang ayam muda dan ditandai stres berat, diare, bulu berdiri, lemah, serta kematian mendadak yang dapat menyebabkan angka kematian meningkat. 

  • NE subklinis: Sering tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi bisa mengakibatkan berat badan menurun, nafsu makan berkurang, dan FCR meningkat. 

  • Perubahan pada usus: Lapisan mukosa usus dapat terlihat kemerahan akibat hiperemia fokal hingga mengalami ulserasi.

  • Produktivitas menurun: Pada tingkat flok, NE dapat menyebabkan peningkatan mortalitas dan penurunan performa produksi ayam. 

Bagaimana Cara Mencegah Radang Usus pada Ayam?

Cara mencegah radang usus ayam perlu dilakukan lewat pendekatan menyeluruh, mulai dari menjaga lingkungan kandang hingga memperkuat kesehatan saluran pencernaan ayam. Pencegahan ini perlu dilakukan secara konsisten untuk menjaga keseimbangan bakteri usus. 

1. Menjaga Kebersihan dan Kelembapan Kandang

Kondisi pencernaan bisa dipengaruhi oleh kondisi kandang. Kandang yang kotor punya tingkat kelembapan yang tinggi sehingga bisa mendukung pertumbuhan bakteri penyebab penyakit. 

Anda perlu rutin membersihkan kandang, mengontrol kondisi litter, dan memastikan sirkulasi udara yang lancar. Perhatikan juga kepadatan ayam agar tidak terlalu tinggi untuk menghindari ayam stres dan mencegah penyebaran penyakit. 

Terapkan juga biosecurity yang ketat untuk mencegah bibit penyakit masuk dan menyebar di dalam kandang. Batasi akses orang dan kendaraan ke area peternakan, gunakan pakaian serta alas kaki khusus kandang, sediakan fasilitas desinfeksi, dan bersihkan peralatan secara rutin. 

Penerapan biosecurity yang konsisten membantu mengurangi masuknya agen penyakit sekaligus menjaga kondisi flok tetap sehat. Silakan baca lebih dalam Panduan Sanitasi Kandang Ayam Lengkap dan Manfaatnya.

2. Mengendalikan Koksidiosis sebagai Faktor Pemicu

Koksidiosis adalah salah satu faktor utama yang sering dikaitkan dengan munculnya radang usus. Infeksi parasit Eimeria bisa menyebabkan luka pada lapisan usus sehingga bakteri Clostridium perfringens lebih mudah berkembang dan menghasilkan racun. 

Pengendalian koksidiosis bisa dilakukan lewat program pencegahan yang sesuai, seperti penggunaan antikoksidia, vaksinasi koksidiosis bila diperlukan, serta menjaga kebersihan kandang agar siklus parasit dapat diputus. 

Mengingat bahwa ookista Eimeria (kista pada parasit Eimeria) relatif tahan terhadap banyak desinfektan yang biasa digunakan di peternakan, maka usahakan untuk menggunakan desinfektan khusus koksi yang memiliki efektivitas terhadap ookista. Pencegahan koksidiosis jadi langkah penting dalam mengurangi risiko radang usus ayam. 

3. Menggunakan Feed Additive Pengganti Antibiotik

Feed additive bisa digunakan untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan, apalagi jika sedang mengurangi penggunaan antibiotik. Produk seperti probiotik, prebiotik, enzim, atau bahan tambahan pakan tertentu dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. 

Keseimbangan mikroflora usus akan membuat bakteri patogen seperti Clostridium perfringens lebih sulit berkembang. Selain mendukung kesehatan usus, penggunaan feed additive yang tepat juga dapat membantu meningkatkan efisiensi pakan dan menjaga performa ayam. 

4. Vaksinasi dan Manajemen Imunitas

Vaksinasi koksidiosis dapat menjadi salah satu strategi untuk membantu mengendalikan infeksi Eimeria pada ayam. Vaksin bekerja dengan memperkenalkan organisme Eimeria dalam bentuk yang terkontrol, sehingga tubuh ayam dapat membentuk kekebalan terhadap koksidiosis. Pengendalian koksidiosis penting diperhatikan karena kerusakan usus akibat Eimeria dapat meningkatkan risiko terjadinya radang usus. 

Terkait dosis vaksinasi ayam, Anda dapat membaca Cara Menghitung Dosis Vaksin Ayam sesuai Umurnya. Selain itu, untuk mendukung manajemen imunitas, perlu didukung dengan pemberian nutrisi yang cukup, kualitas air minum, dan pengurangan faktor stres selama pemeliharaan. Ayam yang tidak mengalami stres berlebihan biasanya punya kondisi usus yang lebih stabil. 

Anda dapat membaca lebih dalam terkait Komposisi Nutrisi Pakan Ayam Petelur yang Tepat sesuai Usia.

Apa Dampak Radang Usus Terhadap FCR dan Produktivitas Ayam?

Radang usus dapat mengganggu penyerapan nutrisi sehingga pakan tidak dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, beberapa kerugian pada ternak bisa terjadi. 

Kerugian yang dapat muncul di antaranya:

  • Nilai FCR meningkat: Ayam membutuhkan lebih banyak pakan untuk menghasilkan pertambahan bobot yang sama karena penyerapan nutrisi terganggu. Untuk mengetahui cara menghitung nilai FCR, silakan baca lebih lanjut Rumus Menghitung FCR Ayam Broiler dan Contohnya.

  • Pertumbuhan terhambat: Kerusakan usus membuat nutrisi untuk pertumbuhan tidak terserap maksimal sehingga bobot badan ayam dapat berada di bawah target. 

  • Bobot tidak seragam atau uniformity buruk: Ayam yang mengalami gangguan usus bisa tumbuh lebih lambat dibanding ayam sehat, sehingga keseragam bobot badan tidak sama pada setiap ayam. 

  • Mortalitas meningkat: Pada kasus yang berat, kerusakan usus dapat menyebabkan kondisi ayam memburuk hingga terjadi kematian. 

  • Biaya produksi bertambah: Peternak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk penanganan dan pengobatan, sementara hasil panen dapat menurun.

Jika radang usus sudah terjadi dan pemeriksaan menunjukkan adanya infeksi bakteri yang sensitif terhadap amoxicillin, dokter hewan mungkin akan mempertimbangkan penggunaan antibiotik seperti Zuramox atau Vetamox untuk membantu mengendalikan infeksi sehingga fungsi saluran pencernaan bisa kembali normal. 

Dengan menerapkan cara mencegah radang usus ayam secara konsisten, Anda bisa menjaga performa ayam tetap optimal, menekan angka kematian, dan meningkatkan efisiensi penggunaan pakan.

Referensi:

Cara Mencegah Necrotic Enteritis (Radang Usus) pada Ayam
Cara Mencegah Necrotic Enteritis (Radang Usus) pada Ayam
Agroveta Logo
Alamat: Kalbe Business Innovation Center Lt. 4, Jl. Pulogadung No. 23 Kav. II G5 Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Timur 13930
Telp: (021) 5086 7668

© Hak Cipta PT Agroveta Husada Dharma 2026. Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.

Agroveta Preloader
Agroveta