[{"data":1,"prerenderedAt":1349},["ShallowReactive",2],{"insight-detail-penyebab-vibriosis-udang-gejala-dan-cara-mengatasinya":3,"contentful-seo-id-ID":1260},["Reactive",4],{"imglandscape":5,"imgportrait":5,"id":6,"en":688},"https:\u002F\u002Fimages.ctfassets.net\u002Fj5b7t3ewy1m8\u002F5rCcgs0PPlTVIGPiAUESR2\u002F531801db890dd5afd881a36c14dfa2ac\u002Fenyebab_Vibriosis_Udang__Gejala_dan_Cara_Mengatasinya.webp",{"title":7,"slug":8,"category":9,"newsreleasedate":10,"eventheldcity":11,"eventdate":11,"subtitle":11,"article1":12,"article2":11,"article3":11},"Penyebab Vibriosis Udang, Gejala dan Cara Mengatasinya","penyebab-vibriosis-udang-gejala-dan-cara-mengatasinya","blogs","2026-09-02T00:00:00.000Z",null,{"nodeType":13,"data":14,"content":15},"document",{},[16,25,32,42,86,93,101,116,123,131,138,145,240,248,263,270,279,286,293,301,308,331,339,346,354,361,368,375,414,422,429,449,456,464,471,487,494,502,509,516,524,531,547,563,570,578,585,592,599,606,614,682],{"nodeType":17,"data":18,"content":19},"paragraph",{},[20],{"nodeType":21,"value":22,"marks":23,"data":24},"text","Munculnya penyakit sering kali jadi tantangan terbesar dalam budidaya udang. Salah satu penyakit yang sering muncul adalah vibriosis pada udang alias infeksi bakteri yang bisa mengganggu pertumbuhan udang. ",[],{},{"nodeType":17,"data":26,"content":27},{},[28],{"nodeType":21,"value":29,"marks":30,"data":31},"Meski bakteri penyebab vibriosis hidup secara alami di kolam, namun penyakit ini biasanya akan muncul saat udang stres atau kondisi tambak kurang baik. Untuk itu, Anda perlu mengetahui penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. ",[],{},{"nodeType":33,"data":34,"content":35},"heading-2",{},[36],{"nodeType":21,"value":37,"marks":38,"data":41},"Apa Itu Vibriosis pada Udang?",[39],{"type":40},"bold",{},{"nodeType":17,"data":43,"content":44},{},[45,49,55,59,64,68,73,77,82],{"nodeType":21,"value":46,"marks":47,"data":48},"Vibriosis adalah penyakit yang muncul akibat infeksi bakteri ",[],{},{"nodeType":21,"value":50,"marks":51,"data":54},"Vibrio spp",[52],{"type":53},"italic",{},{"nodeType":21,"value":56,"marks":57,"data":58},"., terutama ",[],{},{"nodeType":21,"value":60,"marks":61,"data":63},"Vibrio parahaemolyticus",[62],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":65,"marks":66,"data":67}," dan ",[],{},{"nodeType":21,"value":69,"marks":70,"data":72},"Vibrio",[71],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":74,"marks":75,"data":76}," ",[],{},{"nodeType":21,"value":78,"marks":79,"data":81},"harveyi",[80],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":83,"marks":84,"data":85},". Bakteri ini umumnya banyak ditemukan secara alami di lingkungan laut maupun tambak. Namun jumlahnya bisa meningkat ketika buruknya kualitas air, adanya bahan organik tinggi, atau udang yang stres karena perubahan lingkungan.",[],{},{"nodeType":17,"data":87,"content":88},{},[89],{"nodeType":21,"value":90,"marks":91,"data":92},"Dalam kondisi normal, bakteri ini umumnya tidak menyebabkan penyakit. Saat keseimbangan lingkungan terganggu, bakteri akan berkembang dengan cepat dan menyerang udang dengan daya tahan tubuh lemah. ",[],{},{"nodeType":33,"data":94,"content":95},{},[96],{"nodeType":21,"value":97,"marks":98,"data":100},"Apa Penyebab Vibriosis pada Udang?",[99],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":102,"content":103},{},[104,108,112],{"nodeType":21,"value":105,"marks":106,"data":107},"Penyebab utama dari penyakit ini adalah meningkatnya perkembangan bakteri ",[],{},{"nodeType":21,"value":50,"marks":109,"data":111},[110],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":113,"marks":114,"data":115},". dalam tambak. Kondisi ini sering dipicu oleh pengelolaan kualitas air yang tidak optimal, mulai dari tingginya kadar bahan organik, sisa pakan yang menumpuk, hingga penurunan kadar oksigen terlarut. Lingkungan tambak yang tidak stabil dapat menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.",[],{},{"nodeType":17,"data":117,"content":118},{},[119],{"nodeType":21,"value":120,"marks":121,"data":122},"Selain itu, udang yang stres juga menjadi penyebab munculnya vibriosis. Tingginya kepadatan tebar, perubahan suhu dan salinitas mendadak, serta penggunaan benur berkualitas rendah bisa menurunkan daya tahan tubuh udang. Dengan begitu, bakteri Vibrio lebih mudah menginfeksi dan menyebabkan gangguan kesehatan.",[],{},{"nodeType":33,"data":124,"content":125},{},[126],{"nodeType":21,"value":127,"marks":128,"data":130},"Apa Saja Gejala Udang yang Terserang Vibriosis?",[129],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":132,"content":133},{},[134],{"nodeType":21,"value":135,"marks":136,"data":137},"Udang yang terinfeksi vibriosis biasanya menunjukkan perubahan perilaku dan fisik. Namun, gejala yang muncul bisa berbeda-beda tergantung dengan tingkat infeksi dan jenis bakteri penyebabnya. ",[],{},{"nodeType":17,"data":139,"content":140},{},[141],{"nodeType":21,"value":142,"marks":143,"data":144},"Beberapa tanda udang mengalami serangan vibriosis antara lain:",[],{},{"nodeType":146,"data":147,"content":148},"unordered-list",{},[149,165,180,195,210,225],{"nodeType":150,"data":151,"content":152},"list-item",{},[153],{"nodeType":17,"data":154,"content":155},{},[156,161],{"nodeType":21,"value":157,"marks":158,"data":160},"Nafsu makan menurun",[159],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":162,"marks":163,"data":164}," ditandai dengan udang terlihat kurang aktif merespons pakan sehingga pertumbuhan menjadi lebih lambat. ",[],{},{"nodeType":150,"data":166,"content":167},{},[168],{"nodeType":17,"data":169,"content":170},{},[171,176],{"nodeType":21,"value":172,"marks":173,"data":175},"Pergerakan tidak normal,",[174],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":177,"marks":178,"data":179}," baik itu berenang lemah, berada di permukaan air, atau berkumpul di area tertentu. ",[],{},{"nodeType":150,"data":181,"content":182},{},[183],{"nodeType":17,"data":184,"content":185},{},[186,191],{"nodeType":21,"value":187,"marks":188,"data":190},"Perubahan warna tubuh",[189],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":192,"marks":193,"data":194}," menjadi kemerahan akibat gangguan fisiologis. ",[],{},{"nodeType":150,"data":196,"content":197},{},[198],{"nodeType":17,"data":199,"content":200},{},[201,206],{"nodeType":21,"value":202,"marks":203,"data":205},"Kerusakan jaringan tubuh",[204],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":207,"marks":208,"data":209}," akibat infeksi dapat menyebabkan luka pada bagian tubuh tertentu. ",[],{},{"nodeType":150,"data":211,"content":212},{},[213],{"nodeType":17,"data":214,"content":215},{},[216,221],{"nodeType":21,"value":217,"marks":218,"data":220},"Gangguan pada usus dan hepatopankreas",[219],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":222,"marks":223,"data":224}," yang bisa menyebabkan penurunan kemampuan menyerap nutrisi. ",[],{},{"nodeType":150,"data":226,"content":227},{},[228],{"nodeType":17,"data":229,"content":230},{},[231,236],{"nodeType":21,"value":232,"marks":233,"data":235},"Kematian meningkat",[234],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":237,"marks":238,"data":239}," secara bertahap jika tidak kendalikan. ",[],{},{"nodeType":33,"data":241,"content":242},{},[243],{"nodeType":21,"value":244,"marks":245,"data":247},"Apa Saja Jenis Penyakit Akibat Bakteri Vibrio pada Udang? ",[246],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":249,"content":250},{},[251,255,259],{"nodeType":21,"value":252,"marks":253,"data":254},"Infeksi bakteri ",[],{},{"nodeType":21,"value":69,"marks":256,"data":258},[257],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":260,"marks":261,"data":262}," bisa mengakibatkan beberapa jenis gangguan penyakit pada udang. Beberapa penyakit yang sering dikaitkan dengan bakteri ini antara lain White Feces Disease (WFD) dan Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND). ",[],{},{"nodeType":17,"data":264,"content":265},{},[266],{"nodeType":21,"value":267,"marks":268,"data":269},"Meski penyebab dan mekanismenya berbeda, namun kedua penyakit ini bisa menurunkan performa budidaya dan menyebabkan kerugian ekonomi. ",[],{},{"nodeType":271,"data":272,"content":273},"heading-3",{},[274],{"nodeType":21,"value":275,"marks":276,"data":278},"1. White Feces Disease (WFD)",[277],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":280,"content":281},{},[282],{"nodeType":21,"value":283,"marks":284,"data":285},"White Feces Disease (WFD) atau penyakit feses putih adalah salah satu gangguan kesehatan udang yang sering ditemukan. Munculnya kotoran putih yang mengambang di permukaan kolam bisa menjadi tanda yang perlu diperhatikan. Selain itu, udang dengan WFD biasanya mengalami penurunan nafsu makan dan pertumbuhannya kurang optimal. ",[],{},{"nodeType":17,"data":287,"content":288},{},[289],{"nodeType":21,"value":290,"marks":291,"data":292},"Penyebab WFD bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari ketidakseimbangan lingkungan tambak, tingginya bahan organik, hingga keterlibatan beberapa mikroorganisme termasuk kelompok Vibrio. Untuk mencegah atau mengurangi risiko penyakit ini, Anda perlu memperhatikan kualitas air dan manajemen tambak. ",[],{},{"nodeType":271,"data":294,"content":295},{},[296],{"nodeType":21,"value":297,"marks":298,"data":300},"2. Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)",[299],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":302,"content":303},{},[304],{"nodeType":21,"value":305,"marks":306,"data":307},"Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease termasuk penyakit serius karena merupakan penyakit yang menyerang organ penting dalam proses pencernaan dan metabolisme udang. Masalah kesehatan ini bisa ditandai dengan penurunan pertumbuhan, gangguan pencernaan, dan perubahan kondisi hepatopankreas. ",[],{},{"nodeType":17,"data":309,"content":310},{},[311,315,327],{"nodeType":21,"value":312,"marks":313,"data":314},"Jika tidak segera diatasi, penyakit ini bisa meningkatkan risiko kematian, terutama pada fase awal pemeliharaan. Anda dapat membaca lebih lengkap tentang penyakit Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) atau yang sering juga dikenal ",[],{},{"nodeType":316,"data":317,"content":319},"hyperlink",{"uri":318},"https:\u002F\u002Fagroveta.co.id\u002Fid\u002Fwawasan\u002Fjurnal\u002Fpenyakit-ems-pada-udang-penyebab-gejala-dan-pencegahannya",[320],{"nodeType":21,"value":321,"marks":322,"data":326},"penyakit EMS pada udang",[323,325],{"type":324},"underline",{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":328,"marks":329,"data":330},".",[],{},{"nodeType":33,"data":332,"content":333},{},[334],{"nodeType":21,"value":335,"marks":336,"data":338},"Bagaimana Cara Mencegah Vibriosis di Tambak Udang?",[337],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":340,"content":341},{},[342],{"nodeType":21,"value":343,"marks":344,"data":345},"Untuk mencegah vibriosis pada udang, diperlukan adanya pengelolaan tambak secara menyeluruh. Jika Anda hanya mengandalkan satu metode saja, biasanya tidak optimal karena perkembangan bakteri Vibrio dipengaruhi berbagai faktor. Berikut langkahnya:",[],{},{"nodeType":271,"data":347,"content":348},{},[349],{"nodeType":21,"value":350,"marks":351,"data":353},"1. Jaga Stabilitas Kualitas Air",[352],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":355,"content":356},{},[357],{"nodeType":21,"value":358,"marks":359,"data":360},"Kualitas air jadi faktor penting dalam mengendalikan pertumbuhan bakteri Vibrio di tambak. Oksigen terlarut, pH, suhu, salinitas, amonia, hingga nitrit perlu dipantau secara rutin agar tetap berada dalam kondisi yang sesuai untuk pertumbuhan udang. Perubahan kualitas air yang terjadi secara tiba-tiba bisa membuat udang jadi stres dan rentan terserang penyakit. ",[],{},{"nodeType":17,"data":362,"content":363},{},[364],{"nodeType":21,"value":365,"marks":366,"data":367},"Selain menjaga parameter air, Anda juga perlu mengurangi penumpukan bahan organik dari sisa pakan dan kotoran udang. Bahan organik yang berlebihan bisa menjadi sumber nutrisi bagi bakteri patogen untuk berkembang. ",[],{},{"nodeType":17,"data":369,"content":370},{},[371],{"nodeType":21,"value":372,"marks":373,"data":374},"Pengelolaan kualitas air yang baik lewat pergantian air, pengelolaan dasar tambak, dan penggunaan teknologi pendukung bisa membantu menjaga keseimbangan ekosistem tambak. ",[],{},{"nodeType":17,"data":376,"content":377},{},[378,382,392,396,400,410],{"nodeType":21,"value":379,"marks":380,"data":381},"Untuk memahami lebih jauh tentang manajemen kualitas air tambak, Anda dapat membaca ",[],{},{"nodeType":316,"data":383,"content":385},{"uri":384},"https:\u002F\u002Fagroveta.co.id\u002Fid\u002Fwawasan\u002Fjurnal\u002Fcara-menguras-air-tambak-udang-sebelum-siklus-baru",[386],{"nodeType":21,"value":387,"marks":388,"data":391},"Cara Menguras Air Tambak Udang Sebelum Siklus Baru",[389,390],{"type":324},{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":74,"marks":393,"data":395},[394],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":397,"marks":398,"data":399}," dan ",[],{},{"nodeType":316,"data":401,"content":403},{"uri":402},"https:\u002F\u002Fagroveta.co.id\u002Fid\u002Fwawasan\u002Fjurnal\u002Fcara-sterilisasi-tambak-udang-agar-bebas-patogen",[404],{"nodeType":21,"value":405,"marks":406,"data":409},"Cara Sterilisasi Tambak Udang yang Benar",[407,408],{"type":324},{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":328,"marks":411,"data":413},[412],{"type":40},{},{"nodeType":271,"data":415,"content":416},{},[417],{"nodeType":21,"value":418,"marks":419,"data":421},"2. Gunakan Benur Bersertifikat SPF (Specific Pathogen Free)",[420],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":423,"content":424},{},[425],{"nodeType":21,"value":426,"marks":427,"data":428},"Pemilihan benur berkualitas merupakan salah satu langkah awal untuk mencegah masuknya penyakit ke dalam tambak. Benur SPF (Specific Pathogen Free) merupakan benur yang diproduksi lewat program pengawasan kesehatan sehingga terbebas dari patogen tertentu yang berisiko menyerang udang. ",[],{},{"nodeType":17,"data":430,"content":431},{},[432,436,445],{"nodeType":21,"value":433,"marks":434,"data":435},"Penggunaan benur SPF dapat membantu mengurangi kemungkinan membawa penyakit sejak awal masa pemeliharaan. Anda dapat membaca lebih lengkap ",[],{},{"nodeType":316,"data":437,"content":439},{"uri":438},"https:\u002F\u002Fagroveta.co.id\u002Fid\u002Fwawasan\u002Fjurnal\u002Fciri-benur-udang-berkualitas-perhatikan-sebelum-tebar",[440],{"nodeType":21,"value":441,"marks":442,"data":444},"Ciri-ciri Benur Udang yang Berkualitas",[443],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":446,"marks":447,"data":448}," agar budidaya udang Anda lebih optimal.",[],{},{"nodeType":17,"data":450,"content":451},{},[452],{"nodeType":21,"value":453,"marks":454,"data":455},"Namun, benur SPF tetap membutuhkan pengelolaan tambak yang baik. Benur yang sehat dapat mengalami stres dan mudah terserang bakteri jika kondisi lingkungan tidak mendukung. Oleh karena itu, kualitas benur perlu dikombinasikan dengan manajemen air, pakan, dan biosekuriti yang tepat agar hasil budidaya lebih optimal. ",[],{},{"nodeType":271,"data":457,"content":458},{},[459],{"nodeType":21,"value":460,"marks":461,"data":463},"3. Terapkan Sanitasi dan Biosekuriti Tambak",[462],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":465,"content":466},{},[467],{"nodeType":21,"value":468,"marks":469,"data":470},"Sanitasi tambak bertujuan untuk mengurangi jumlah mikroorganisme penyebab penyakit sebelum dan selama proses budidaya berlangsung. Langkah ini dapat dilakukan dengan membersihkan peralatan tambak secara rutin, mengelola sisa lumpur, melakukan persiapan kolam sebelum tebar benur, serta memastikan sumber air yang masuk sudah melewati proses pengendalian yang sesuai. ",[],{},{"nodeType":17,"data":472,"content":473},{},[474,478,483],{"nodeType":21,"value":475,"marks":476,"data":477},"Untuk mendukung penerapan biosekuriti, coba gunakan ",[],{},{"nodeType":21,"value":479,"marks":480,"data":482},"Hi-G Aquatic",[481],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":484,"marks":485,"data":486}," untuk mengelola kesehatan lingkungan tambak. ",[],{},{"nodeType":17,"data":488,"content":489},{},[490],{"nodeType":21,"value":491,"marks":492,"data":493},"Penerapan biosekuriti juga mencakup pembatasan akses orang atau peralatan yang masuk ke area tambak. Peralatan yang berpindah antar kolam tanpa proses pembersihan dapat menjadi media penyebaran bakteri Vibrio. Dengan sistem biosekuriti yang disiplin, risiko masuk dan menyebarnya penyakit dapat ditekan. ",[],{},{"nodeType":271,"data":495,"content":496},{},[497],{"nodeType":21,"value":498,"marks":499,"data":501},"4. Kelola Kepadatan Tebar dan Kualitas Pakan",[500],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":503,"content":504},{},[505],{"nodeType":21,"value":506,"marks":507,"data":508},"Kepadatan tebar yang terlalu tinggi dapat meningkatkan stres pada udang dan mempercepat penurunan kualitas air. Semakin banyak udang dalam satu kolam, semakin besar pula jumlah limbah metabolisme dan sisa pakan yang dihasilkan. Kondisi ini bisa menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan bakteri Vibrio. ",[],{},{"nodeType":17,"data":510,"content":511},{},[512],{"nodeType":21,"value":513,"marks":514,"data":515},"Selain kepadatan, kualitas dan jumlah pakan juga perlu diperhatikan. Pemberian pakan secara berlebihan dapat menyebabkan sisa pakan menumpuk dan meningkatkan bahan organik di dasar tambak. Pakan berkualitas dengan pemberian sesuai kebutuhan udang dapat membantu menjaga pertumbuhan sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan. ",[],{},{"nodeType":271,"data":517,"content":518},{},[519],{"nodeType":21,"value":520,"marks":521,"data":523},"5. Aplikasikan Probiotik untuk Menekan Populasi Vibrio",[522],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":525,"content":526},{},[527],{"nodeType":21,"value":528,"marks":529,"data":530},"Probiotik dapat digunakan sebagai salah satu strategi pendukung dalam menjaga keseimbangan mikroorganisme di tambak. Mikroorganisme baik dalam probiotik dapat membantu mengurangi dominasi bakteri patogen dengan cara berkompetisi mendapatkan nutrisi dan ruang hidup di lingkungan tambak. ",[],{},{"nodeType":17,"data":532,"content":533},{},[534,538,543],{"nodeType":21,"value":535,"marks":536,"data":537},"Untuk menambah bakteri baik di lingkungan budidaya, coba tambahkan produk ",[],{},{"nodeType":21,"value":539,"marks":540,"data":542},"Natupro Aquatic",[541],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":544,"marks":545,"data":546}," dengan menggunakan dosis dan petunjuk pada label produk. ",[],{},{"nodeType":17,"data":548,"content":549},{},[550,554,559],{"nodeType":21,"value":551,"marks":552,"data":553},"Selain memperhatikan keseimbangan mikroorganisme, daya tahan udang juga perlu dijaga agar lebih siap menghadapi tekanan lingkungan. Udang yang mengalami stres akibat perubahan kualitas air bisa rentan terhadap penyakit. ",[],{},{"nodeType":21,"value":555,"marks":556,"data":558},"Kalvit C",[557],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":560,"marks":561,"data":562}," dapat digunakan untuk mendukung daya tahan tubuh udang. ",[],{},{"nodeType":17,"data":564,"content":565},{},[566],{"nodeType":21,"value":567,"marks":568,"data":569},"Penggunaan probiotik maupun imunostimulan tetap perlu disertai dengan pengelolaan kualitas air yang baik, pemberian pakan yang sesuai, serta sistem budidaya yang menerapkan prinsip biosekuriti.",[],{},{"nodeType":33,"data":571,"content":572},{},[573],{"nodeType":21,"value":574,"marks":575,"data":577},"Bagaimana Penanganan Udang yang Sudah Terserang Vibriosis?",[576],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":579,"content":580},{},[581],{"nodeType":21,"value":582,"marks":583,"data":584},"Ketika ditemukan tanda-tanda vibriosis pada udang, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa kondisi tambak dan mengidentifikasi sumber masalah. Pengamatan terhadap tingkat kematian, perilaku udang, kualitas air, serta kondisi fisik udang perlu dilakukan untuk menentukan tindakan yang tepat. Penanganan yang cepat bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit di area kolam.  ",[],{},{"nodeType":17,"data":586,"content":587},{},[588],{"nodeType":21,"value":589,"marks":590,"data":591},"Beberapa tindakan yang dapat dilakukan antara lain memperbaiki kualitas air, mengurangi bahan organik, mengoptimalkan kadar oksigen, serta melakukan pengelolaan pakan agar tidak memperburuk kondisi tambak. ",[],{},{"nodeType":17,"data":593,"content":594},{},[595],{"nodeType":21,"value":596,"marks":597,"data":598},"Penggunaan bahan atau produk pengendali penyakit sebaiknya dilakukan sesuai rekomendasi ahli kesehatan hewan akuatik karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa meningkatkan risiko resistensi bakteri. ",[],{},{"nodeType":17,"data":600,"content":601},{},[602],{"nodeType":21,"value":603,"marks":604,"data":605},"Nah, itu dia serba-serbi vibriosis pada udang yang perlu diwaspadai. Dengan pengelolaan yang konsisten, risiko serangan vibriosis dapat ditekan dan produktivitas tambak bisa tetap terjaga. ",[],{},{"nodeType":17,"data":607,"content":608},{},[609],{"nodeType":21,"value":610,"marks":611,"data":613},"Referensi:",[612],{"type":40},{},{"nodeType":146,"data":615,"content":616},{},[617,639,660],{"nodeType":150,"data":618,"content":619},{},[620],{"nodeType":17,"data":621,"content":622},{},[623,627,635],{"nodeType":21,"value":624,"marks":625,"data":626},"Animal and Plant Health Inspection Service. Aquatic code standards for comment. Diakses dari ",[],{},{"nodeType":316,"data":628,"content":630},{"uri":629},"https:\u002F\u002Fwww.aphis.usda.gov\u002Finternational-standards\u002Fwoah\u002Faquatic-code",[631],{"nodeType":21,"value":629,"marks":632,"data":634},[633],{"type":324},{},{"nodeType":21,"value":636,"marks":637,"data":638}," ",[],{},{"nodeType":150,"data":640,"content":641},{},[642],{"nodeType":17,"data":643,"content":644},{},[645,649,657],{"nodeType":21,"value":646,"marks":647,"data":648},"United Nations Office for Disaster Risk Reduction. Shrimp Disease. Diakses dari ",[],{},{"nodeType":316,"data":650,"content":652},{"uri":651},"https:\u002F\u002Fwww.undrr.org\u002Funderstanding-disaster-risk\u002Fterminology\u002Fhips\u002Fbi0314",[653],{"nodeType":21,"value":651,"marks":654,"data":656},[655],{"type":324},{},{"nodeType":21,"value":636,"marks":658,"data":659},[],{},{"nodeType":150,"data":661,"content":662},{},[663],{"nodeType":17,"data":664,"content":665},{},[666,670,678],{"nodeType":21,"value":667,"marks":668,"data":669},"FAO. Profiling of microbial community in rearing water of white shrimp. Diakses dari ",[],{},{"nodeType":316,"data":671,"content":673},{"uri":672},"https:\u002F\u002Fagris.fao.org\u002Fsearch\u002Fru\u002Frecords\u002F691dc5c849e41686f7931018",[674],{"nodeType":21,"value":672,"marks":675,"data":677},[676],{"type":324},{},{"nodeType":21,"value":679,"marks":680,"data":681},"",[],{},{"nodeType":17,"data":683,"content":684},{},[685],{"nodeType":21,"value":679,"marks":686,"data":687},[],{},{"title":689,"slug":690,"category":9,"newsreleasedate":10,"eventheldcity":11,"eventdate":11,"subtitle":11,"article1":691,"article2":11,"article3":11},"Causes, Symptoms, and Management of Shrimp Vibriosis","causes-symptoms-and-management-of-shrimp-vibriosis",{"nodeType":13,"data":692,"content":693},{},[694,700,706,713,747,753,760,773,779,786,792,798,879,886,899,905,912,918,924,931,937,954,961,967,974,980,986,992,1025,1032,1038,1054,1060,1067,1073,1086,1092,1099,1105,1111,1118,1124,1137,1150,1156,1163,1169,1175,1181,1187,1194,1254],{"nodeType":17,"data":695,"content":696},{},[697],{"nodeType":21,"value":22,"marks":698,"data":699},[],{},{"nodeType":17,"data":701,"content":702},{},[703],{"nodeType":21,"value":29,"marks":704,"data":705},[],{},{"nodeType":33,"data":707,"content":708},{},[709],{"nodeType":21,"value":37,"marks":710,"data":712},[711],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":714,"content":715},{},[716,719,723,726,730,733,737,740,744],{"nodeType":21,"value":46,"marks":717,"data":718},[],{},{"nodeType":21,"value":50,"marks":720,"data":722},[721],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":56,"marks":724,"data":725},[],{},{"nodeType":21,"value":60,"marks":727,"data":729},[728],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":65,"marks":731,"data":732},[],{},{"nodeType":21,"value":69,"marks":734,"data":736},[735],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":74,"marks":738,"data":739},[],{},{"nodeType":21,"value":78,"marks":741,"data":743},[742],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":83,"marks":745,"data":746},[],{},{"nodeType":17,"data":748,"content":749},{},[750],{"nodeType":21,"value":90,"marks":751,"data":752},[],{},{"nodeType":33,"data":754,"content":755},{},[756],{"nodeType":21,"value":97,"marks":757,"data":759},[758],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":761,"content":762},{},[763,766,770],{"nodeType":21,"value":105,"marks":764,"data":765},[],{},{"nodeType":21,"value":50,"marks":767,"data":769},[768],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":113,"marks":771,"data":772},[],{},{"nodeType":17,"data":774,"content":775},{},[776],{"nodeType":21,"value":120,"marks":777,"data":778},[],{},{"nodeType":33,"data":780,"content":781},{},[782],{"nodeType":21,"value":127,"marks":783,"data":785},[784],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":787,"content":788},{},[789],{"nodeType":21,"value":135,"marks":790,"data":791},[],{},{"nodeType":17,"data":793,"content":794},{},[795],{"nodeType":21,"value":142,"marks":796,"data":797},[],{},{"nodeType":146,"data":799,"content":800},{},[801,814,827,840,853,866],{"nodeType":150,"data":802,"content":803},{},[804],{"nodeType":17,"data":805,"content":806},{},[807,811],{"nodeType":21,"value":157,"marks":808,"data":810},[809],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":162,"marks":812,"data":813},[],{},{"nodeType":150,"data":815,"content":816},{},[817],{"nodeType":17,"data":818,"content":819},{},[820,824],{"nodeType":21,"value":172,"marks":821,"data":823},[822],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":177,"marks":825,"data":826},[],{},{"nodeType":150,"data":828,"content":829},{},[830],{"nodeType":17,"data":831,"content":832},{},[833,837],{"nodeType":21,"value":187,"marks":834,"data":836},[835],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":192,"marks":838,"data":839},[],{},{"nodeType":150,"data":841,"content":842},{},[843],{"nodeType":17,"data":844,"content":845},{},[846,850],{"nodeType":21,"value":202,"marks":847,"data":849},[848],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":207,"marks":851,"data":852},[],{},{"nodeType":150,"data":854,"content":855},{},[856],{"nodeType":17,"data":857,"content":858},{},[859,863],{"nodeType":21,"value":217,"marks":860,"data":862},[861],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":222,"marks":864,"data":865},[],{},{"nodeType":150,"data":867,"content":868},{},[869],{"nodeType":17,"data":870,"content":871},{},[872,876],{"nodeType":21,"value":232,"marks":873,"data":875},[874],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":237,"marks":877,"data":878},[],{},{"nodeType":33,"data":880,"content":881},{},[882],{"nodeType":21,"value":244,"marks":883,"data":885},[884],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":887,"content":888},{},[889,892,896],{"nodeType":21,"value":252,"marks":890,"data":891},[],{},{"nodeType":21,"value":69,"marks":893,"data":895},[894],{"type":53},{},{"nodeType":21,"value":260,"marks":897,"data":898},[],{},{"nodeType":17,"data":900,"content":901},{},[902],{"nodeType":21,"value":267,"marks":903,"data":904},[],{},{"nodeType":271,"data":906,"content":907},{},[908],{"nodeType":21,"value":275,"marks":909,"data":911},[910],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":913,"content":914},{},[915],{"nodeType":21,"value":283,"marks":916,"data":917},[],{},{"nodeType":17,"data":919,"content":920},{},[921],{"nodeType":21,"value":290,"marks":922,"data":923},[],{},{"nodeType":271,"data":925,"content":926},{},[927],{"nodeType":21,"value":297,"marks":928,"data":930},[929],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":932,"content":933},{},[934],{"nodeType":21,"value":305,"marks":935,"data":936},[],{},{"nodeType":17,"data":938,"content":939},{},[940,943,951],{"nodeType":21,"value":312,"marks":941,"data":942},[],{},{"nodeType":316,"data":944,"content":945},{"uri":318},[946],{"nodeType":21,"value":321,"marks":947,"data":950},[948,949],{"type":324},{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":328,"marks":952,"data":953},[],{},{"nodeType":33,"data":955,"content":956},{},[957],{"nodeType":21,"value":335,"marks":958,"data":960},[959],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":962,"content":963},{},[964],{"nodeType":21,"value":343,"marks":965,"data":966},[],{},{"nodeType":271,"data":968,"content":969},{},[970],{"nodeType":21,"value":350,"marks":971,"data":973},[972],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":975,"content":976},{},[977],{"nodeType":21,"value":358,"marks":978,"data":979},[],{},{"nodeType":17,"data":981,"content":982},{},[983],{"nodeType":21,"value":365,"marks":984,"data":985},[],{},{"nodeType":17,"data":987,"content":988},{},[989],{"nodeType":21,"value":372,"marks":990,"data":991},[],{},{"nodeType":17,"data":993,"content":994},{},[995,998,1006,1010,1013,1021],{"nodeType":21,"value":379,"marks":996,"data":997},[],{},{"nodeType":316,"data":999,"content":1000},{"uri":384},[1001],{"nodeType":21,"value":387,"marks":1002,"data":1005},[1003,1004],{"type":324},{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":74,"marks":1007,"data":1009},[1008],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":397,"marks":1011,"data":1012},[],{},{"nodeType":316,"data":1014,"content":1015},{"uri":402},[1016],{"nodeType":21,"value":405,"marks":1017,"data":1020},[1018,1019],{"type":324},{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":328,"marks":1022,"data":1024},[1023],{"type":40},{},{"nodeType":271,"data":1026,"content":1027},{},[1028],{"nodeType":21,"value":418,"marks":1029,"data":1031},[1030],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":1033,"content":1034},{},[1035],{"nodeType":21,"value":426,"marks":1036,"data":1037},[],{},{"nodeType":17,"data":1039,"content":1040},{},[1041,1044,1051],{"nodeType":21,"value":433,"marks":1042,"data":1043},[],{},{"nodeType":316,"data":1045,"content":1046},{"uri":438},[1047],{"nodeType":21,"value":441,"marks":1048,"data":1050},[1049],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":446,"marks":1052,"data":1053},[],{},{"nodeType":17,"data":1055,"content":1056},{},[1057],{"nodeType":21,"value":453,"marks":1058,"data":1059},[],{},{"nodeType":271,"data":1061,"content":1062},{},[1063],{"nodeType":21,"value":460,"marks":1064,"data":1066},[1065],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":1068,"content":1069},{},[1070],{"nodeType":21,"value":468,"marks":1071,"data":1072},[],{},{"nodeType":17,"data":1074,"content":1075},{},[1076,1079,1083],{"nodeType":21,"value":475,"marks":1077,"data":1078},[],{},{"nodeType":21,"value":479,"marks":1080,"data":1082},[1081],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":484,"marks":1084,"data":1085},[],{},{"nodeType":17,"data":1087,"content":1088},{},[1089],{"nodeType":21,"value":491,"marks":1090,"data":1091},[],{},{"nodeType":271,"data":1093,"content":1094},{},[1095],{"nodeType":21,"value":498,"marks":1096,"data":1098},[1097],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":1100,"content":1101},{},[1102],{"nodeType":21,"value":506,"marks":1103,"data":1104},[],{},{"nodeType":17,"data":1106,"content":1107},{},[1108],{"nodeType":21,"value":513,"marks":1109,"data":1110},[],{},{"nodeType":271,"data":1112,"content":1113},{},[1114],{"nodeType":21,"value":520,"marks":1115,"data":1117},[1116],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":1119,"content":1120},{},[1121],{"nodeType":21,"value":528,"marks":1122,"data":1123},[],{},{"nodeType":17,"data":1125,"content":1126},{},[1127,1130,1134],{"nodeType":21,"value":535,"marks":1128,"data":1129},[],{},{"nodeType":21,"value":539,"marks":1131,"data":1133},[1132],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":544,"marks":1135,"data":1136},[],{},{"nodeType":17,"data":1138,"content":1139},{},[1140,1143,1147],{"nodeType":21,"value":551,"marks":1141,"data":1142},[],{},{"nodeType":21,"value":555,"marks":1144,"data":1146},[1145],{"type":40},{},{"nodeType":21,"value":560,"marks":1148,"data":1149},[],{},{"nodeType":17,"data":1151,"content":1152},{},[1153],{"nodeType":21,"value":567,"marks":1154,"data":1155},[],{},{"nodeType":33,"data":1157,"content":1158},{},[1159],{"nodeType":21,"value":574,"marks":1160,"data":1162},[1161],{"type":40},{},{"nodeType":17,"data":1164,"content":1165},{},[1166],{"nodeType":21,"value":582,"marks":1167,"data":1168},[],{},{"nodeType":17,"data":1170,"content":1171},{},[1172],{"nodeType":21,"value":589,"marks":1173,"data":1174},[],{},{"nodeType":17,"data":1176,"content":1177},{},[1178],{"nodeType":21,"value":596,"marks":1179,"data":1180},[],{},{"nodeType":17,"data":1182,"content":1183},{},[1184],{"nodeType":21,"value":603,"marks":1185,"data":1186},[],{},{"nodeType":17,"data":1188,"content":1189},{},[1190],{"nodeType":21,"value":610,"marks":1191,"data":1193},[1192],{"type":40},{},{"nodeType":146,"data":1195,"content":1196},{},[1197,1216,1235],{"nodeType":150,"data":1198,"content":1199},{},[1200],{"nodeType":17,"data":1201,"content":1202},{},[1203,1206,1213],{"nodeType":21,"value":624,"marks":1204,"data":1205},[],{},{"nodeType":316,"data":1207,"content":1208},{"uri":629},[1209],{"nodeType":21,"value":629,"marks":1210,"data":1212},[1211],{"type":324},{},{"nodeType":21,"value":636,"marks":1214,"data":1215},[],{},{"nodeType":150,"data":1217,"content":1218},{},[1219],{"nodeType":17,"data":1220,"content":1221},{},[1222,1225,1232],{"nodeType":21,"value":646,"marks":1223,"data":1224},[],{},{"nodeType":316,"data":1226,"content":1227},{"uri":651},[1228],{"nodeType":21,"value":651,"marks":1229,"data":1231},[1230],{"type":324},{},{"nodeType":21,"value":636,"marks":1233,"data":1234},[],{},{"nodeType":150,"data":1236,"content":1237},{},[1238],{"nodeType":17,"data":1239,"content":1240},{},[1241,1244,1251],{"nodeType":21,"value":667,"marks":1242,"data":1243},[],{},{"nodeType":316,"data":1245,"content":1246},{"uri":672},[1247],{"nodeType":21,"value":672,"marks":1248,"data":1250},[1249],{"type":324},{},{"nodeType":21,"value":679,"marks":1252,"data":1253},[],{},{"nodeType":17,"data":1255,"content":1256},{},[1257],{"nodeType":21,"value":679,"marks":1258,"data":1259},[],{},[1261,1265,1269,1273,1276,1280,1283,1286,1289,1293,1297,1301,1305,1309,1313,1317,1321,1325,1329,1333,1337,1341,1345],{"slug":1262,"seoTitle":1263,"seoDescription":1264},"index","Agroveta | Produk Kesehatan Hewan, Biosecurity, & Solusi Peternakan","Agroveta – produsen & distributor produk kesehatan hewan terpercaya di Indonesia. Solusi farmasi veteriner, nutrisi dan biosecurity.",{"slug":1266,"seoTitle":1267,"seoDescription":1268},"produk-akuakultur-detail","Jual ${text} – Fungsi\u002FManfaat Produk | Agroveta","Buy ${text} from Agroveta – trusted aquaculture solution for optimal harvest results. Available on marketplace or contact us for B2B orders.",{"slug":1270,"seoTitle":1271,"seoDescription":1272},"wawasan-blog-detail","${text}","Baca tentang ${text} dari Agroveta",{"slug":1274,"seoTitle":1267,"seoDescription":1275},"produk-feedmill-detail","Pelajari detail ${productName} dari Agroveta – solusi feedmill berkualitas tinggi. Temukan komposisi, manfaat, dan cara penggunaan produk ini.",{"slug":1277,"seoTitle":1278,"seoDescription":1279},"produk-peliharaan","Temukan Produk Obat & Vitamin Hewan Peliharaan | Agroveta","Jaga kesehatan hewan peliharaan Anda dengan produk Agroveta: antibiotik, disinfektan, anti inflamasi, vitamin & mineral khusus untuk anjing dan kucing.",{"slug":1281,"seoTitle":1267,"seoDescription":1282},"produk-peliharaan-detail","Pelajari detail ${productName} dari Agroveta – solusi kesehatan hewan peliharaan. Temukan komposisi, manfaat, dan cara penggunaan produk unggulan ini.",{"slug":1284,"seoTitle":1267,"seoDescription":1285},"produk-hewanbesar-detail","Pelajari detail ${text} dari Agroveta – solusi kesehatan hewan besar berkualitas. Temukan komposisi, manfaat, dan cara penggunaan produk ini.",{"slug":1287,"seoTitle":1267,"seoDescription":1288},"produk-unggas-detail","Pelajari detail ${text} dari Agroveta – solusi kesehatan unggas berkualitas tinggi. Temukan komposisi, manfaat, dan cara penggunaan produk ini.",{"slug":1290,"seoTitle":1291,"seoDescription":1292},"produk-akuakultur","Temukan Produk Obat & Probiotik Akuakultur Terbaik | Agroveta","Optimalkan budidaya ikan dan udang dengan produk akuakultur Agroveta: disinfektan, enzim, probiotik, vitamin & mineral untuk hasil panen yang maksimal.",{"slug":1294,"seoTitle":1295,"seoDescription":1296},"produk-feedmill","Temukan Produk Feed Additive & Supplement Terbaik | Agroveta","Tingkatkan kualitas pakan ternak dengan produk feedmill Agroveta: feed additive, feed supplement, anti ektoparasit, dan anti protozoa untuk hasil optimal.",{"slug":1298,"seoTitle":1299,"seoDescription":1300},"produk-hewanbesar","Temukan Produk Obat & Vitamin Hewan Besar Terbaik | Agroveta","Produk kesehatan hewan besar dari Agroveta: antibiotik, hormon, vitamin & mineral, peralatan injeksi, identifikasi ternak, dan solusi veteriner lainnya.",{"slug":1302,"seoTitle":1303,"seoDescription":1304},"produk-unggas","Temukan Produk Obat & Vitamin Unggas Terbaik | Agroveta","Solusi kesehatan unggas dari Agroveta: antibiotik, disinfektan, probiotik, enzim, anti ektoparasit, dan produk veteriner lainnya untuk ayam dan unggas.",{"slug":1306,"seoTitle":1307,"seoDescription":1308},"produk","Produk Kesehatan Hewan & Biosecurity Peternakan | Agroveta","Temukan daftar lengkap produk kesehatan hewan Agroveta: unggas, hewan besar, peliharaan, feedmill, dan akuakultur. Kualitas terjamin, distribusi nasional.",{"slug":1310,"seoTitle":1311,"seoDescription":1312},"syarat-dan-ketentuan","Syarat & Ketentuan | Agroveta","Baca Syarat & Ketentuan Agroveta mengenai penggunaan situs web, hak kekayaan intelektual, batasan, dan tanggung jawab pengguna.",{"slug":1314,"seoTitle":1315,"seoDescription":1316},"kebijakan-privasi","Kebijakan Privasi | Agroveta","Pelajari bagaimana Agroveta mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi informasi pribadi melalui situs web dan layanan digital kami.",{"slug":1318,"seoTitle":1319,"seoDescription":1320},"wawasan-berita-detail","${text} | Berita Agroveta","Baca berita ${text} dari Agroveta – informasi terpercaya seputar kesehatan hewan dan peternakan untuk mendukung keberhasilan usaha Anda.",{"slug":1322,"seoTitle":1323,"seoDescription":1324},"wawasan","Wawasan","Dapatkan informasi terkini seputar dunia peternakan dan kesehatan hewan dari Agroveta. Baca berita terbaru, artikel ilmiah, dan tips veteriner pilihan.",{"slug":1326,"seoTitle":1327,"seoDescription":1328},"wawasan-berita","Wawasan - Berita","Ikuti perkembangan terkini industri kesehatan hewan dan peternakan Indonesia melalui halaman berita resmi Agroveta Husada Dharma.",{"slug":1330,"seoTitle":1331,"seoDescription":1332},"wawasan-blog","Wawasan - Artikel","Baca artikel informatif dari Agroveta seputar kesehatan hewan, praktik peternakan terbaik, nutrisi ternak, dan inovasi dunia veteriner terkini.",{"slug":1334,"seoTitle":1335,"seoDescription":1336},"kontak-kami","Hubungi Kami | Agroveta Husada Dharma","Hubungi tim Agroveta untuk informasi produk, kerjasama distribusi, atau layanan pelanggan. Kami siap membantu kebutuhan kesehatan hewan Anda.",{"slug":1338,"seoTitle":1339,"seoDescription":1340},"karier-detail","Lowongan - ${roleTitle}","Temukan peluang karier sebagai ${text} di Agroveta. Pelajari tanggung jawab, kualifikasi, dan kesempatan pengembangan karier untuk bergabung dengan tim kami.",{"slug":1342,"seoTitle":1343,"seoDescription":1344},"karier","Mulai dan Kembangkan Karier Anda di Agroveta Husada Dharma","Bergabunglah bersama tim Agroveta Husada Dharma dan bangun karier di industri kesehatan hewan. Lihat lowongan kerja terbaru dan jadilah bagian dari kami.",{"slug":1346,"seoTitle":1347,"seoDescription":1348},"tentang-kami","Tentang Kami | Agroveta Husada Dharma","Kenali lebih dekat Agroveta Husada Dharma – perusahaan kesehatan hewan yang berkomitmen menyediakan produk veteriner berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.",1789978521715]